Hit enter after type your search item
LiburanYuk!

Sebaik-baiknya Pilihan Adalah Liburan

Informasi Lengkap Tentang Jalur Pendakian Gunung Semeru Via Ranu Pane

/
/
/
68 Views
img
Bagikan ke Teman Liburan
Terima Kasih Bintangnya 🙂
[Total: 0 Average: 0]

Pendakian Gunung Semeru Gunung Semeru adalah salah satu Gunung di Jawa Timur yang menarik untuk didaki. Selain masuk dalam 7 Summit Indonesia, Gunung Semeru juga memiliki pemandangan yang luarbiasa indahnya. Nah untuk sobat pendaki yang baru pertama kali akan mendaki Gunung Semeru, Dalam artikel ini kita akan mengulas tentang:

pendakian gunung semeru
@enozpamungkas_

Pendakian Gunung Semeru

Cara menuju basecamp pendakian Gunung Semeru di Ranu Pane
Lokasi basecamp pendakian gunung Semeru.
Peta dan rute jalur pendakian resmi Gunung Semeru.
Informasi penting terkait pendakian di Gunung Semeru.

pendakian gunung semeru
@dikapaked

1. Cara menuju basecamp pendakian Gunung Semeru di Ranu Pane

Jika kalian datang dari arah Kota Malang maka kalian harus menuju Base camp Jeep Gunung Semeru di sebelah utaranya Pasar Tumpang di Kecamatan Tumpang Kab Malang. Dari basecamp Tumpang kalian akan menggunakan jeep menuju basecamp pendakian Gunung Semeru di Ranupane dengan waktu perjalanan kurang lebih 1 jam

pendakian gunung semeru
@glamping_jogja

– Dari Stasiun Malang Kota Baru

a. Angkot : Setelah turun dari kereta, kalian bisa memilih angkot yang berjajar di depan Stasiun. Disini memang tidak ada angkot khusus untuk menuju Tumpang, jadi kalian harus melakukan negosiasi harga carter angkot untuk menuju basecamp jeep di Tumpang. Estimasi waktu menggunakan angkot sampai Tumpang kurang lebih 2,5 jam

b. Bandara Abd Saleh Malang : Di bandara tidak ada alat transportasi angkot, jadi kalian bisa menggunakan ojek online untuk mengatar sampai basecamp jeep Tumpang. Estimasi waktu menggunakan ojek online sampai tumpang kurang lebih 1 jam

c. Terminal Arjosari : Dari terminal kalian bisa memilih angkot yang bertuliskan TA (Tumpang Arjosari), dengan angkot ini kalian bisa di antar hingga base camp jeep Gunung Semeru Tumpang. Estimasi waktu menggunakan angkot sampai Tumpang kurang lebih 2,5 jam

d. Kendaraan Pribadi : Dengan mobil kalian bisa langsung menuju basecamp jeep semeru di sebelah utara pasar tumpang. Mobil kalian bisa di parkir disini, tidak perlu khawatir karena dijamin aman. Estimasi waktu menggunakan mobil pribadi dari Malang sampai Tumpang kurang lebih 1 jam

e. Ojek online : di Malang sudah terdapat beberapa aplikasi online ojek, kalian bisa memilih sesuai dengan kebutuhan.

f. Biaya sewa jeep PP Tumpang-Gunung Semeru : biaya sewa jeep Semeru terbaru Rp 1.200.000 (Harga dapat berubah sewaktu-waktu)

Catatan :

– Di Tumpang adalah tempat terakhir bagi kalian untuk melengkapi persyaratan pendakian seperti fotokopi KTP dan beberapa syarat lainnya.

2 Lokasi basecamp pendakian gunung Semeru

Lokasi basecamp Punung Semeru : Ranupane Satu, Ranupani, Kec. Senduro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur
No Tlp : 0821-3025-8778
Biaya registrasi
– Domestik : Weekday Rp 19.000 | Weekend Rp 24.000
– Mancanegara : Weekday Rp 210.000 | Weekend Rp 310.000

3 Peta dan rute jalur pendakian resmi Gunung Semeru.

– Basecamp Ranu Pane – Pos 1 (Landengan Dowo) – 3Km – waktu tempuh 1 jam 30 menit

Jalur pendakian berupa jalan setapak yang sedikit menanjak awalnya. Kemudian, jalannya melandai. Saat mulai mendaki, pemandangan di sebelah kanan adalah perkebunan sayuran. Setelah berjalan lebih jauh, sebelah kiri-kanan ditumbuhi semak dan pohon-pohon. Di sebelah kiri merupakan jurang dan di kanan berupa dinding tebing. Jalur berakhir di pos 1.

@rikarygat

– Pos 1 (Landengan Dowo) – Pos 2 (Watu Rejeng) – 3Km – waktu tempuh 45 menit

Jarak pos 1 dan pos 2 paling dekat, dengan rute yang cukup landai. Di awal, jalur sedikit menanjak dengan kondisi jalan tanah setapak. Namun, kondisi jalan masih termasuk landai. Kanan-kiri berupa semak dan pepohonan. Lalu pendaki akan sampai di pos 2.

– Pos 2 (Watu Rejeng) – Pos 3 – waktu tempuh 1 jam 30 menit

Merupakan rute terpanjang dari semua rute Ranu Pane ke Ranu Kumbolo. Rute awal berupa jalan tanah berbatu besar-besar, kondisi jalannya menanjak dengan jarak pendek. Setelah itu, jalan kembali melandai. Pendaki akan menjumpai beberapa pohon berukuran sedang yang tumbuh menyamping dan melintang di jalur pendakian, sehingga sedikit menghalangi jalan. Pendaki harus menunduk dan berjalan di bawah batang pohon yang melintang atau melangkah di atasnya agar bisa lewat. Setelah itu, jalan kembali landai tanpa rintangan pohon-pohon. Lalu pendaki akan sampai di jembatan kayu di tengah hutan. Dihimbau agar para pendaki tidak berdiri diam berlama-lama di atas jembatan tersebut untuk meminimalkan risiko yang mungkin terjadi. Setelah melewati jembatan, jalan kembali melandai lalu menanjak lagi sampai di pos 3.

– Pos 3 – Pos 4 – waktu tempuh 1 jam 30 menit

Jalur menanjak dengan kondisi jalan tanah berundak seperti tangga, ada pegangan tangan yang terbuat dari ranting pohon di sebelah kanan-kiri. Setelah jalan menanjak pendek tersebut, jalannya kembali landai. Kanan-kiri berupa semak dan pohon-pohon besar. Setelah melangkah lebih jauh lagi, kembali di sebelah kiri berupa jurang dan di kanan adalah dinding tebing, kanan-kiri penuh semak dan pohon berukuram kecil hingga sedang. Semakin mendekati pos 4, danau Ranu Kumbolo yang hijau sudah terlihat. Pemandangan indah ini terasa menyegarkan. Kemudian, sampailah pendaki di pos 4

– Pos 4 – Ranu Kumbolo – waktu tempuh 30 menit

Jalur berupa jalan tanah yang landai dengan kanan-kiri ditumbuhi ilalang. Rute jalur kemudian menurun dan seterusnya berupa jalan yang landai di pinggir danau. Jalan landai tersebut seperti padang rumput luas ditumbuhi ilalang, hingga pendaki sampai di area camping Ranu Kumbolo. Biasanya para pendaki ngecamp di sini sekaligus beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan ke Kalimati, yaitu titik selanjutnya yang biasa dijadikan tempat camping.

@riskadwiayl

– Ranu Kumbolo – Oro-Oro Ombo – 1 Km – waktu tempuh 30 menit

Rute dimulai dengan menaiki tanjakan curam yang disebut Tanjakan Cinta, letaknya berada di belakang danau Ranu Kumbolo. Ada mitos yang menyebutkan kalau sedang melewati Tanjakan Cinta dengan tidak menoleh ke belakang, maka pasti akan langgeng dengan pasangannya. Sekali lagi hal tersebut mitos tanpa ada bukti secara ilmiah, ya. Untuk kondisi jalur tanjakan cinta berupa jalan setapak di tengah rerumputan yang tumbuh di seluruh tempat. Setelah itu pendaki sampai di Oro-Oro Ombo.

– Oro-Oro Ombo – Cemoro Kandang – 1,5 km – waktu tempuh 30 menit

Oro-Oro Ombo merupakan sabana atau padang rumput luas yang ditumbuhi rerumputan dan pepohonan. Di sini juga terdapat tanaman cantik berwarna ungu yang bernama Verbena Brasiliensis Vell yang berasal dari Brasil, Amerika Selatan. Tanaman ini bersifat parasit dan tumbuh subur di bulan April-Mei, kemudian akan layu menjelang November. Tanaman ini akan berbunga di tahun pertama, kemudian di tahun kedua layu dan menghasilkan 90.000-100.000 bibit di ujung tangkainya. Pendaki dihimbau tidak memetiknya agar tidak menyebabkan tanaman ini tersebar. Kalau sangat ingin mengambilnya, cara yang benar adalah mencabutnya ketika masih berbunga dan belum mengering, lalu dimasukkan ke dalam plastik kemudian disimpan di dalam tas. Jika pendaki tidak dapat mengikuti langkah tersebut, dihimbau untuk tidak memetik tanaman ini, cukup lewat saja sambil menikmati keindahannya dengan berfoto. Setelah dari Oro-Oro Ombo, sampailah pendaki di Cemoro Kandang.

– Cemoro Kandang – Jambangan – 3 km – waktu tempuh 30 menit

Jalur berupa jalan setapak dengan kanan-kiri berupa rerumputan, semak, dan pepohonan. Jalan terus menanjak, meskipun tidak ekstrem dan curam, tapi dibutuhkan kondisi fisik yang tetap prima. Di jalur ini biasanya banyak pendaki beristirahat. Melepas lelah sembari berfoto. Setelah itu, pendaki akan sampai di Jambangan.

– Jambangan – Kalimati – 2km – waktu tempuh 30 menit

Dari Jambangan bisa terlihat puncak Semeru sedikit-sedikit. Di sinilah biasanya pendaki kembali bersemangat karena bisa melihat puncak yang mulai dekat.

– Kalimati – Kelik – 1,2 Km – Waktu Tempuh 2 Jam 30 Menit

Biasanya pendaki berkemah di Kalimati yang merupakan padang rumput luas dengan ditumbuhi rerumputan, ilalang, dan pepohonan. Untuk mendaki ke puncak disarankan mulai pukul 24.00. Sebab, pada sekitar pukul 10.00, embusan angin di wilayah puncak biasanya berbalik dan mengarah ke pendaki. Angin ini membawa gas beracun. Jadi, kalau mendaki pukul 24.00, dengan waktu pendakian 6-7 jam, nanti pendaki ada waktu sekitar 2-3 jam di puncak Mahameru. Sementara, dari Kalimati menuju Kelik jalannya menanjak, dan Kelik merupakan batas vegetasi, yaitu batas pepohonan tumbuh. Saat awal mendaki, jalur berupa jalan tanah setapak. Namun, semakin mendekati Kelik, jalur sudah berupa jalan pasir berbatu. Setelah itu, sampailah pendaki di Kelik. Hal yang penting untuk diingat yaitu asuransi menanggung pendaki hanya sampai di Kalimati. Apabila ingin sampai ke puncak, maka risiko ditanggung sendiri oleh pendaki, termasuk risiko keselamatan jiwa.

– Kelik – Puncak Semeru Mahameru – 1,5 Km – Waktu tempuh 4 jam

Jalur pendakian berupa jalan pasir dan berbatu yang menanjak serta curam. Pendaki harus mendaki dengan cara zig-zag karena jalurnya tidak bisa dilalui dengan langkah lurus. Sebab, kontur pijakan yang berupa pasir kondisinya tidak rata, setiap kali naik tiga langkah kemungkinan akan turun lagi satu langkah. Maka dari itu, berjalan zig-zag adalah cara terbaik untuk mendaki sampai puncak. Ada batu besar beberapa, memang bisa dijadikan pegangan atau alas, tapi ini sangat berisiko. Saat batu dipegang maka batunya dapat terjatuh karena kondisi pasir tidak rata dan tidak stabil. Batu yang jatuh menggelinding bisa berbahaya bagi pendaki lain di bawah, bahkan berisiko menghilangkan nyawa. Jadi, untuk alat pegangan yang paling disarankan adalah trekking pole. Sebab, sudah tidak ada pohon untuk dijadikan pegangan. Setelah pendakian panjang, pendaki akan sampai di puncak. Pemandangan sangat indah dengan lautan awan putih mengapung di sekeliling puncak Mahameru, dan langit terlihat biru cerah begitu terang. Pemandangannya membuat siapa saja terpana.

Catatan:

* Jaga sikap, tutur kata dan perilaku saat di gunung. Jangan merusak gunung dan tidak boleh melakukan vandalisme.

* Setelah sampai puncak, kalian harus turun sebelum jam 10.00 pagi. Karena untuk menghindari hembusan angin yang membawa gas beracun dari kawah.

* Saat menuju puncak pada area berpasir jangan sekali-kali menginjak/berdiri/duduk/bersandar di batu. Karena batu di area berpasir sangat mudah longsor.

* Gunakan sepatu gunung lengkap dengan gaiters supaya nyaman ketika summits attack.

* Gunakan trackpole jika perlu

* Dilarang menggunakan headset dan earphone saat summit attack ke puncak mahameru

* Selalu siapkan perbekalan yang cukup selama pendakian

* Jangan pernah meninggalkan rombongan atau meninggalkan teman seperjalanan.

Bagikan ke Teman Liburan

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This div height required for enabling the sticky sidebar
Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views :